Apa itu normalisasi pada ERD?

     

 

    Normalisasi pada ERD merupakan kegiatan penyusunan data di dalam sistem basis data untuk menghapus data yang sama atau duplikat dan memastikan penyimpanan data yang efisien serta teratur. Proses ini dimulai dari keadaan data yang tidak teratur (keadaan awal yang mungkin memiliki pengulangan dan ketidakteraturan), kemudian dilanjutkan dengan transformasi menuju bentuk normal pertama (1NF), bentuk normal kedua (2NF), dan bentuk normal ketiga (3NF) serta bentuk normal yang lebih lanjut seperti BCNF, 4NF, dan 5NF. Umumnya, pencapaian hingga 3NF sudah dianggap memadai untuk melakukan normalisasi.

    Tujuan dari normalisasi adalah untuk menyusun data dengan lebih rapi dan menghindari adanya pengulangan data. Sebagai contoh dalam sebuah studi kasus pada perpustakaan, data mengenai anggota, buku, dan peminjaman diatur ke dalam berbagai tabel yang saling berhubungan agar tidak terjadi pencatatan data yang sama berkali-kali dan untuk menjaga agar data tetap konsisten.

    Selain itu, selama normalisasi juga ditetapkan primary key untuk setiap tabel yang berfungsi untuk mengidentifikasi entitas secara unik dan menghilangkan data yang berulang pada tahap 1NF. Pada tahapan 2NF dan berikutnya, tabel-tabel tersebut dibagi lagi untuk memastikan bahwa tiap bagian data sepenuhnya bergantung pada primary key, sehingga struktur data menjadi lebih optimal. Berikut penjelasan tahap demi tahap normalisasi yang penting dalam pembuatan ERD:

1. Bentuk Normal Pertama (First Normal Form  1NF)

  • Setiap kolom harus berisi nilai atomik (tidak dapat dibagi lagi).
  • Tidak boleh ada grup berulang atau kolom yang memuat banyak nilai dalam satu sel.
  • Tabel sudah mulai terstruktur dengan kunci utama yang jelas.

 2. Bentuk Normal Kedua (Second Normal Form  2NF)

  • Sudah memenuhi 1NF.
  • Semua atribut bukan kunci harus bergantung sepenuhnya pada seluruh kunci utama, tidak hanya sebagian.
  • Redundansi dapat muncul jika tabel memiliki kunci utama gabungan; 2NF memecah tabel agar setiap atribut hanya tergantung pada kunci utama secara lengkap.

 3. Bentuk Normal Ketiga (Third Normal Form  3NF)

  • Sudah memenuhi 2NF.
  • Semua atribut bukan kunci harus langsung bergantung pada kunci utama, bukan pada atribut bukan kunci lainnya (menghapus ketergantungan transitif).
  • Memastikan tidak ada atribut yang tergantung pada atribut lain selain kunci utama, sehingga mengurangi anomali dalam update data. 

Komentar